Info Sekolah
Kamis, 25 Apr 2024
  • Terima kasih telah berkunjung di website resmi MTsN 3 Mataram

MTsN 3 Mataram Kembali Menerima Kunjungan BBPOM Pekanbaru Untuk Belajar Implementasi Sekolah dengan PJAS Aman

Diterbitkan : - Kategori : Kegiatan / Prestasi

Mataram_Humas- MTsN 3 Mataram kembali menerima kunjungan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru pada Kamis (7/12). Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang implementasi Program Keamanan Pangan (PJS) Aman yang telah berhasil dijalankan oleh MTsN 3 Mataram.

Kehadiran rombongan BBPOM Pekanbaru yang berjumlah 4 orang diketuai ibu Susy Nurliza, S.Si, Apt didampingi langsung oleh Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan Prakasa S, S.Si, Apt bersama salah satu stafnya Ibu Yanti.

Rombongan yang tiba di MTsN 3 Mataram pukul 09.10 wita disambut hangat oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki bersama Kepala TU Hazmi Hakim dan jajaran wakil kepala madrasah dengan iringan sholawatan oleh siswa yang bergabung menjadi anggota OSIM didamping oleh dewan guru.

Para rombongan diajak memasuki ruangan Lab MTsN 3 Mataram untuk mengikuti acara ramah Tamah penyambutan atas kunjungan mereka bersama guru-guru, tim kader dan senior program PJAS Aman.

Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, membuka sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran tamu dari BBPOM Pekanbaru. Ia menyampaikan salam hormat kepada semua yang hadir, termasuk Bapak Kepala BBPOM Mataram dan para tamu dari Pekanbaru.

Ia mengatakan merasa terhormat dengan kunjungan ini dan menyampaikan harapannya bahwa pertemuan ini tidak hanya menjadi pertemuan dunia, tetapi juga membawa berkah di akhirat kelak.

“Terima kasih atas kehadiran tamu dari BBPOM Pekanbaru, yang jauh-jauh datang di MTsN 3 Mataram, meskipun Mataram mungkin kecil dan tersembunyi, takdir membawa bapak-bapak dan ibu-ibu bertemu bersama kami hari ini”, ujar Marzuki.

Marzuki mengaku prestasi madrasahnya yang berhasil masuk nominasi Juara 1 Nasional Regional Tengah berkat kerjasama dan komitmen bersama warga madrasah, siswa, dan guru serta stakeholder yang menjadi mitra.

Baca Juga  2 Siswa MTsN 3 Mataram Berjaya di Kejuaraan Taekondo Tingkat Nasional

“Tidak hanya itu program PJS Aman yang dijalankan di madrasahnya didasarkan pada tiga landasan, yaitu landasan agama, amanat undang-undang, dan komitmen untuk investasi positif bagi generasi muda”, bebernya.

Marzuki menambahkan langkah-langkah konkret yang diambil dalam implementasi PJAS Aman adalah dengan membangun kerjasama dengan pedagang lokal, melibatkan siswa dalam program edukasi, mendukung pertanian toga atau biologi garden, dan menjaga keamanan pangan di madrasah.

“Hal tersebut menjadi investasi positif yang tidak hanya terbatas pada aspek agama, tetapi juga mencakup aspek kesehatan dan keamanan pangan”, imbuhnya

Ia juga mengaku bahwa keberhasilan madrasahnya tidak menjadi alasan untuk merasa lebih baik, karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki.

“Kendati demikian dengan dukungan dari berbagai pihak, seperti Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan wali murid, terlebih dengan binaan dari BBPOM Mataram MTsN 3 mataram mampun mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada”, sambungnya.

Kepala MTsN 3 Mataram juga mengungkapkan kiat-kiat yang telah dilakukan untuk sukses, seperti program kerja sama atau MOU dengan pedagang dan supplier diperbaharui sekali dalam 6 bulan, program Peace, Love and Update yaitu program konselor teman sebaya.

“Selanjutnya adalah kegiatan Harvest Moon yaitu program panen di Biologi Garden, Masterchef MTsN 3 Mataram, melakukan Operasi jajan sehat dan melakukan pengimbasan ke anggota KKM Madrasah se Kota Mataram”, tandas Marzuki.

Sementara Ibu Susy Nurliza, S.Si, Apt mewakili BBPOM Pekanbaru menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Bapak Kepala Madrasah yang telah memberikan sambutan yang tidak diduga seperti ini.

“Kami berharap bahwa apa yang disampaikan oleh Kepala madrasah tadi dapat meningkatkan semangat buat kami untuk meningkatkan program PJAS Aman di wilayah binaan kami”, ujarnya.

Baca Juga  Kasi Penmad Kota Mataram Monev Pelaksanaan AM di MTsN 3 Mataram

Ia juga menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk lebih banyak belajar secara langsung terkait pengembangan PJAS Aman yang dilakukan oleh pihak MTsN 3 Mataram.

“Kami merasa terhormat untuk belajar banyak di MTsN 3 mataram yang memang layak menjadi juara dari program-program dan kiat-kiat yang dilakukan oleh bapak Kepala bersama warga madrasah, dan tim kami ingin belajar banyak dari pengalaman di sini dengan berharap agar sekolah-sekolah di Riau juga bisa menjadi juara seperti di MTsN 3 Mataram”, sebut Susi.

Selanjutnya, Ibu Susy mengakui bahwa mereka memiliki banyak kurangannya, tetapi hal itu menjadi motivasi untuk belajar dan berkembang. Dia menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang ada di madrasah, berharap bisa bertemu lagi di lain waktu dengan kondisi sehat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, Yosef Dwi Irwan Prakasa, S.Si, Apt, menekankan pentingnya keamanan pangan, terutama di sekolah, sebagai bagian dari upaya nasional.

Dalam ungkapannya pada acara kunjungan BBPOM Pekanbaru di MTsN 3 Mataram, ia mengatakan bahwa keamanan pangan sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini karena anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan pangan yang aman dan berkualitas,” ujar Yosef.

Yosef juga mengapresiasi program inovasi Kepala Madrasah dalam menciptakan pangan sekolah yang aman dan berkelanjutan hingga dapat mewakili NTB di Tingkat Nasional. Program tersebut mencakup aspek keamanan, kesehatan, dan kehalalan pangan.

“Program ini patut diapresiasi karena telah memberikan contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lainnya,” kata Yosef.

Baca Juga  Ironman 70.3 Di Lombok, MTsN 3 Mataram Turunkan Siswanya Meriahkan Event Bergengsi Kelas Dunia

Yosef juga menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam menjaga keamanan pangan sekolah. Hal ini berarti bahwa semua pihak yang terkait harus memiliki komitmen bersama dan terlibat aktif dalam upaya ini, termasuk komite sekolah, guru, siswa, dan masyarakat sekitar.

“Keamanan pangan sekolah tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekolah saja. Semua pihak harus bahu-membahu dalam mewujudkannya,” tegas Yosef.

Yosef juga mengajak kolaborasi antara madrasah dengan BBPOM, dalam mendukung izin edar produk pangan yang dimiliki pedagang atau produk madrasah sendiri agar terjamin keamanannya. Hal ini dapat menjadi contoh (role model) dalam upaya peningkatan kesadaran tentang keamanan pangan.

“Madrasah dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam hal keamanan pangan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan pangan di sekolah,” tutur Yosef.

“Sebab keamanan pangan sekolah sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan kesehatan anak-anak dan mendukung bonus demografi 2030”, tandasnya.

Acara ditutup dengan poto bersama dan dilanjutkan dengan studi lapangan. Mulai mengunjungi Biologi Garden atau Apotik dan dapur hidup. Kemudian rombongan mengunjungi kantin Sehat Al-Barokah MTsN 3 Mataram.

Diwartakan oleh

Ruslan Wahid, ST (Humas)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar