Info Sekolah
Kamis, 25 Apr 2024
  • Terima kasih telah berkunjung di website resmi MTsN 3 Mataram

MTsN 3 Mataram Deklarasi Satuan Pendidikan Madrasah Ramah Anak

Diterbitkan : - Kategori : Kegiatan

mtsn3mataram- Upaya untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak belajar, MTsN 3 Mataram mendeklarasikan diri menuju satuan pendidikan ramah anak (SRA) bertepatan dengan miladnya yang ke 19 tahun sekaligus peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jum’at (24/2/2023).

MTsN 3 Mataram menuju satuan pendidikan ramah anak (SRA) dideklarasi langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H. Haryadi Iskandar dengan disaksikan oleh Kepala Dinas DP3AP2AKB Prov. NTB Dra. T. Wismaningsih Drajadia, Fasilitator Nasional SRA Nengah Istiqomah, Kepala Kantor Bahasa Prov. NTB, Kepala BNN Prov. NTB, Perwakilan Kantor Kejaksaan Negeri Mataram, Dinas Kesehatan Mataream, Camat Sekarbela, Lurah Jempong Baru, BPOM Prov. NTB, Puskesmas Karangpule, Kasi Penmad Kemenag Kota Mataram Hj. Ratna Mufida, Ketua Pokjawas beserta pengawas Pembina dan anggota komite MTsN 3 Mataram serta tamu undagan lainnya.

Dikatakan H. Marzuki saat menyampaikan sambutannya selaku kepala madrasah bahwa momen milad ke 19 MTsN 3 Mataram tahun 2023 adalah momen sejarah yang berharga dengan mendeklarasikan diri sebagai satuan pendidikan ramah anak pertama kali untuk madrasah yang ada di Kota Mataram bahkan di NTB.

“pada hakekatnya ramah anak ini bukan hal yang baru bagi madrasah, kami katakan demikian walaupun belum kita deklarasikan madrasah sebagai satuan pendidikan ramah anah, sudah dari jauh-jauh sebelumnya bahkan sejak berdirinya madrasah sudah melaksanakan ramah kepada anak-anak”, terangnya.

Ia mencontohkan saat anak-anak datang pada pagi hari, para guru-guru bersama anggota osim sudah berdiri di pintu gerbang untuk menyambut kehadiran siswa yang penuh dengan senyum dan ramah sambal bersalaman.

“Begitu juga pada saat guru-guru masuk ke ruang kelas untuk mengajar maka sapaan, senyuman hangat yang paling utama ditunjukkan oleh guru-guru sebagai bentuk hormatnya kepada siswa”, sambung Marzuki

Baca Juga  MTsN 3 Mataram Hadirkan Pakar Kebahasaan untuk Bekali Peserta Didik Baru

“Tapi hari ini kebetulan adalah deklarasinya maka apa yang telah kita lakukan, kita perkuat lagi agar lebih hebat dengan disaksikan oleh semua yang hadir hari ini hingga ini menjadi catatan sejarah bagi MTsN 3 Mataram untuk lebih baik”, tandasnya.

Kepala Dinas DP3AP2AKB Prov. NTB Dra. T. Wismaningsih Drajadia yang hadir menyaksikan mengungkapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada usianya yang ke 19 mendeklasikan diri menuju satuan pendidikan ramah anak di lingkungan Kota Mataram.

“Ini adalah salah satu tujuan utama dari Pemerintah bagaimana agar semua sekolah maupun madrasah menjadi sekolah atau madrasah yang ramah pada anak, terpenuhi dan terlindungi hak-haknya”, ungkapnya

Wismaningsih menyebut bahwa madrasah itu adalah tempat dimana anak-anak menimba ilmu maka sangat diharapkan, madrasah atau sekolah adalah tempat yang paling aman bagi mereka setelah dirumah.

“Karna kita keberadaan anak-anak di madrasah bersama guru-gurunya hampir selama 8 jam sebagaimana orang tua mereka bekerja, kami berharap mereka benar-benar terlindungi, bila sudah dideklarasi sebagai satuan pendidikan ramah anak benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar”, sebutnya

Beberapa hal yang berkaitan dalam satuan pendidikan ramah anak diantaranya tidak terjadinya kekerasan pada anak, tidak bullying dan tidak ada yang boleh menikah di bawah umur 19 tahun. Wismaningsih pun berpesan kepada seluruh siswa agar siap menghindari 3 hal tersebut.

Hal senada diungkap Kepala Kantor kemenag Kota Mataram H. Haryadi Iskandar saat mendeklarasikan satuan pendidikan ramah anak bahwa Pemerintah membuat peraturan dan perundangan terkait dengan KDRT dan sebagainya ternyata dalam rumah tangga itu sering terjadi tindakan kekerasan maupun tindakan asusila yang akibatnya anak-anak ikut menjadi korban.

Baca Juga  MTsN 3 Mataram Peringati Hari Santri, Peserta Gunakan Kain Sarung

“Maka sangat cocok dan pantas serta perlu dideklarasikan satuan pendidikan ramah anak di madrasah agar anak-anak terlindungi dan terpenuhi hak-haknya, mereka ditempatkan sebagai subjek bukan objek selama mereka di madrasah”, jelasnya.

“Kita memastikan dengan SRA ini tidak ada lagi terjadi ketidak ramahan terhadap anak, juga tidak ada kecenderungan anak untuk membentuk kelompok-kelompok atau geng-geng kecil di antara mereka, kita pastikan benar-benar aman dan nyaman belajar di madrasah,” tegasnya.

Harapannya, dengan deklarasi SAR pertama yang dilakukan MTsN 3 Mataram bagi madrasah yang ada di Kota Mataram, agar semua madrasah lain bisa ikut mencontoh mendeklarasikan satuan pendidikan anak.

“Semoga dengan deklarasi ini menjadikan kita semua, menjadikan guru-guru lebih nyaman dan aman dalam mengajar dan mendidik sehinga masa depan anak-anak lebih cerah”, tutupnya.

Diwartakan oleh;

Ruslan Wahid, ST (Humas MTsN 3 Mataram)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar