Info Sekolah
Senin, 04 Mar 2024
  • Terima kasih telah berkunjung di website resmi MTsN 3 Mataram

Kakanwil Kemenag NTB Buka Workshop Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka yang Diselenggarakan MTsN 3 Mataram

Diterbitkan : - Kategori : Kegiatan / Pendidikan

Mataram_Humas- MTsN 3 Mataram menyelenggarakan Workshop Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 12 – 14 Juli 2023. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, hari ini Rabu (12/7/2023).

Workshop yang diadakan selama tiga hari tersebut bertujuan untuk mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang baru diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Kurikulum Merdeka adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kepada sekolah dalam mengembangkan dan menyesuaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa.

Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, menyatakan bahwa workshop ini sangat penting dalam mempersiapkan guru-guru untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah. “Kami berharap modul ajar yang disusun dalam workshop ini dapat memberikan panduan yang jelas dan praktis bagi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan workshop adalah Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H. Jaelani, M.Pd dan sejumlah narasumber yakni Ketua Pokjawas Kemenag Kota Mataram Rusnan, M.Ag dan Abdul Hamid dalah satu pengawas Kemenag Lombok Barat. Kegiatan workshop ini diikuti oleh 53 orang guru terdiri dari 40 orang guru-guru MTsN 3 Mataram dan 13 orang guru dari madrasah anggota KKMTs.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, mengapresiasi inisiatif MTsN 3 Mataram dalam mengadakan workshop ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menghadapi tantangan kurikulum yang berkelanjutan.

“Kurikulum Merdeka adalah langkah maju dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif. Saya mengharapkan hasil dari workshop ini dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa,” kata Zamroni Aziz.

Baca Juga  MTsN 3 Mataram Sukses Gelar ANBK Tanpa Jaringan Kabel LAN

Ia menegaskan apapun bentuk perubahan kurikulum dari kurikulum lama 20213 ke kurikulum baru saat ini yang menjadi kurikulum merdeka, yang paling penting bagi guru-guru adalah komitmen bersama untuk memajukan pendidikan.

“Pentingnya komitmen dalam perubahan kurikulum adalah untuk memastikan relevansi, aktualitas, dan efektivitas pendidikan dalam menghadapi perkembangan dan kebutuhan yang terus berubah di masyarakat dan dunia saat ini, dengan komitmen yang kuat dalam menghadapi perubahan kurikulum, maka pendidikan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dalam mempersiapkan mereka untuk masa depan”, tandas Zamroni Aziz seraya membuka workshop secara resmi di hadapan para peserta.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H. Jaelani mengharapkan dengan pelaksanaan workshop Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka di MTsN 3 Mataram dapat memberikan dampak positif bagi guru-guru seperti meningkatnya pemahaman dalam implementasi kurikulum merdeka.

“Dengan materi-materi yang akan diterima dari para narasumber para peserta akan mendapatkan pelatihan tentang pengembangan modul ajar yang berorientasi pada pembelajaran berbasis proyek, pemecahan masalah, dan penanaman nilai-nilai karakter untuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sesuai tingkatan pemahaman siswa (pembelajaran berdiferensiasi”, bebernya.

“Karna setiap siswa yang dihadapi dalam satu kelas itu memiliki perbedaan dalam menerima pembelajaran, ada yang cepat (Fast Learning) ada yang lamban (slow learning) atau ada yang sedang (middle learning)”, sambung Jaelani

Maka ia mengharapkan kegiatan workshop ini dapat membawa manfaat. Setelah selesai, modul ajar yang disusun dalam workshop ini dapat dijadikan acuan oleh guru-guru MTsN 3 Mataram dan madrasah tsanawiyah lainnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa.

Diwartakan oleh:
Ruslan Wahid, ST (Humas)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar